Indonesia Travel Fair 2015 Resmi Digelar, Ajak Masyarakat “Jelajahi Negerimu” 27-28 November 2015

Indonesia Travel Fair 2015 resmi dibuka pada 27–28 November 2015 di Hall A Jakarta Convention Center. Mengusung tema “Jelajahi Negerimu”, pameran ini mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan mengeksplorasi destinasi wisata dalam negeri.

Beragam pelaku industri pariwisata hadir meramaikan ajang ini, mulai dari agen perjalanan, maskapai penerbangan, operator hotel, dinas pariwisata daerah, hingga taman hiburan. CEO RajaMICE, Panca R. Sarungu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ITF bertujuan membangun tren dan lifestyle berlibur di destinasi domestik. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi wisata luar biasa yang perlu terus dipromosikan kepada masyarakat luas.

Menariknya, ITF 2015 juga menghadirkan alternatif perjalanan yang berbeda, seperti wisata menggunakan kereta api bersama Kereta Api Indonesia (KAI) dan kapal pesiar dari Pelni. Konsep ini membuka wawasan wisatawan bahwa perjalanan tidak selalu harus menggunakan pesawat, tetapi bisa menjadi pengalaman tersendiri melalui jalur darat maupun laut.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Didien Djunaedi, menambahkan bahwa pameran ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan pariwisata Indonesia. Melalui ITF, wisatawan dapat melihat langsung beragam potensi destinasi unggulan Tanah Air.

Sejumlah agen perjalanan yang berpartisipasi di antaranya Antavaya Tour & Travel, TX Travel, Sila Tours, dan Jatra Tour. Sementara dari sektor maskapai hadir Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Citilink, Indonesia AirAsia, serta Xpress Air.

Pengunjung juga dapat menemukan berbagai paket wisata ke destinasi unggulan seperti Kepulauan Seribu, Komodo, Takabonerate, Ternate–Tidore, Derawan, Belitung, Pantai Ora, Pulau Pahawang, Sumba, Padang, Lombok, Bali, Baduy Dalam, Lampung, Pangandaran, Wakatobi, Yogyakarta, Raja Ampat, Tanjung Puting, Pulau Weh, Banyuwangi, Lembang, Dieng, Gorontalo, Bromo, Toraja, hingga Flores.

Pembukaan ITF 2015 semakin semarak dengan penampilan tarian khas Aceh, Rapa’i Geleng dan Ratoe Jaroe. Acara peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Tazbir.

Pameran ini dibuka untuk umum mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB tanpa dikenakan biaya masuk, sehingga menjadi kesempatan terbuka bagi masyarakat untuk merencanakan liburan dan mengenal lebih dekat pesona wisata Indonesia.